![]() |
Sumber: Unsplash |
Hai! Akhirnya, ya, setelah lebih dari sekian tahun bertahan dengan template blog lama, dengan berat hati aku mengganti template blogku.
Waktu masih sekolah, sejak tahun 2010-2015, aku sering mengganti template blog dari berbagai website yang menyediakan template blog secara gratis. Maklum belum berpenghasilan. Bahkan sejak tahun 2010, ketika masih zamannya template blog yang ramai atau warna-warni, aku sudah punya gambaran dan preferensi bahwa blogku ini harus personal dan sesuai dengan keinginanku. Keinginanku saat itu dan masih sama hingga sekarang adalah bahwa blogku harus bernuansa bersih, putih, dan minimalis.
Ketika akhirnya aku mendapat materi kuliah soal membuat website sekitar tahun 2016 kalau tidak salah ingat, aku menjadikan blog pribadiku sebagai kanvas eksperimen. I loved and enjoyed doing it. Dari membuat desainnya di Wix, sampai membuat code dan migrasi ke Blogger.
Aku bertahan menggunakan template blog buatanku itu sampai tahun 2024. Kemudian aku mulai merasa bosan. Namun aku merasa tidak memiliki waktu dan sumber daya untuk merombak kode-kode HTML-nya.
Jadi, akhirnya aku memilih untuk merelakan kanvas eksperimenku itu. Aku mencoba mencari template blog di penyedia jasa website terkait dan tidak banyak menemukan template yang sesuai seleraku. Website penyedia template pun rasanya sudah berkurang cukup drastis karena sepertinya blogging sudah bukan eranya lagi. Tapi untuk orang-orang seperti aku yang lebih suka menulis daripada berbicara di depan kamera, kegiatan blogging masih menyenangkan. Itulah mengapa aku masih mempertahankan blogku ini.
Aku bahkan sempat beli template berbayar di Etsy, yang ternyata tidak sesuai dengan keinginanku begitu kuimplementasikan di blogku.
Long story short tebak apa pilihan terakhirku? Aku pakai template bawaan Blogger! Aku hanya menyesuaikan warnanya saja dan tara... jadilah blog ini sekarang dengan wajah baru.
Bagaimana pendapatmu? Aku cukup menyukainya karena aspek bersih dan minimalis masih ada di sana. Font tulisannya juga cukup besar. Space antar baris tulisan cukup luas, jadi tidak terlalu berkesan saling berdempetan. Jika ada yang ingin kuubah adalah warna utama blog yang masih ngejreng banget. Ungu ngejreng. Aku inginnya ungu pastel, tapi tiap kali sudah kuset menjadi ungu pastel, tiba-tiba sistem langsung ubah ke warna default ungu. I’ll work on it in the meantime.
Jadi, aku berharap dengan wajah baru ini dapat memberikan pengalaman berselancar di blogku lebih menyenangkan dan memberikan suasana segar.
Comments
Post a Comment